Bursa kerja: Komnas PA Telusuri Eks Istri Bupati Aceng Sebelum Fani

Bursa kerja: Komnas PA Telusuri Eks Istri Bupati Aceng Sebelum Fani


Komnas PA Telusuri Eks Istri Bupati Aceng Sebelum Fani

Posted: 06 Dec 2012 02:54 PM PST

VIVAnews - Bupati Garut Aceng Fikri mendapat sorotan tajam dari masyarakat terkait nikah sirinya dengan anak di bawah umur yang hanya bertahan empat hari. Ulah Aceng juga mendapat perhatian Komnas Perlindungan Anak.

Selain kasusnya dengan Fani Oktora, Komnas juga menelusuri laporan masyarakat terkait kasus pernikahan-pernikahan Aceng sebelumnya. Komnas mendapat informasi Aceng pernah menikahi wanita asal Karawang bernama Shinta Larasati. Sama seperti Fani, Shinta juga dicerai lewat pesan singkat alias SMS. Kalau Fani cuma empat hari, Shinta lebih lama, dua bulan.

"Kami juga akan telusuri ini. Apakah Shinta ini masih di bawah umur juga saat menikah dengan Bupati Aceng," kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat dihubungi VIVAnews, Kamis 6 Desember 2012.

Kelakuan Bupati yang hanya menikahi wanita dalam waktu singkat, kata Arist harus ditindaklanjuti kepolisian, apalagi setelah ada laporan Fani Oktora. "Ini pelajaran untuk laki-laki yang tidak menghargai perempuan dan anak-anak," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Fani yang belum berusia 18 tahun menikahi Bupati Aceng, lima bulan lalu. Baru empat hari menikah, Aceng mengirimkan SMS yang berisi kata cerai kepada Fani. Alasannya, Fani sudah tidak perawan lagi saat ia nikahi.

Setelah ramai diberitakan, Fani muncul bersama pengacaranya dan melaporkan Aceng ke Mabes Polri atas dugaan penipuan, kekerasan dalam rumahtangga, dan perbuatan tidak menyenangkan.

Selain itu, Fani juga berniat ke Komnas PA mengadukan nasibnya itu. Tapi, batal karena Fani trauma dan tertekan.

Semula, Aceng pun berniat melaporkan balik mantan istrinya itu. Tapi batal karena kedua belah pihak mencapai kata damai, Rabu malam 5 Desember 2012.

Mantan istri yang lain

Belum banyak informasi mengenai mantan istri Aceng sebelum Fani, Shinta Larasati. "Anak saya menikah pada Maret sampai Juni 2011," kata Bambang Kusbayono, ayah dari Shinta Larasati, dalam perbincangan dengan VIVAnews lewat telepon, Rabu 5 Desember 2012.

Bambang sangat yakin pria yang menikahi anaknya, Aceng yang sama yang saat ini menjadi perbincangan publik. Bambang juga memiliki bukti-bukti pernikahan, surat dari Kantor Urusan Agama, foto-foto pernikahan, hingga surat talak perceraian yang dimilikinya.

"Saya juga beberapa kali ke rumahnya di pendopo, di Garut sana. Anak saya juga punya rumah di wilayah Copong, Garut," kata Bambang. "Saya ada bukti-bukti semuanya. Semua buktinya lengkap."

Menanggapi pengakuan baru ini, pihak Bupati Aceng membantah keras. Menurut pengacara Aceng, Ujang Suja'i pengakuan dari Karawang itu sama sekali tidak benar.

Bupati Aceng sudah menerima laporan dan melihat televisi yang menayangkan pengakuan Bambang. Ujang menegaskan, bukti-bukti yang diperlihatkan di televisi itu sama sekali tidak benar.

"Foto-foto itu perlu diverifikasi lagi, perlu diklarifikasi lagi. Mungkin foto-fotonya tidak benar," kata Ujang lagi. (umi)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Euro 2020 Bakal Digelar di Seluruh Eropa

Posted: 06 Dec 2012 02:52 PM PST

Klub

Bandera UEFA (U-Report)

VIVAbola - Konfederasi Sepakbola Eropa atau yang lebih dikenal dengan UEFA membuat perubahan radikal pada gelaran Euro 2020 mendatang. Turnamen sepakbola terbesar benua biru itu akan digelar pada banyak kota di Eropa, mendobrak tradisi yang biasa menjadikan satu atau dua negara sebagai tuan rumah.

Usai pertemuan Komite Eksekutif UEFA hari Kamis, 6 Desember 2012, Sekretaris Jenderal, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa rencana Presiden UEFA, Michel Platini, yang diusung sejak Juni lalu itu akhirnya mendapatkan lampu hijau.

"Keputusan utama hari ini dari komite adalah putaran final turnamen Euro 2020 akan digelar di seluruh Eropa," ujar Infantino seperti dilansir situs resmi UEFA.

Rencana ini sebelumnya dipresentasikan ke 53 anggota, dan menurut sang sekjen responnya sangat positif. Hanya satu negara yang menolak yaitu Turki.

Memang keputusan ini belum disahkan. Tapi demi melancarkan ide revolusioner tersebut, Infantino mengungkapkan akan segera menyiapkan proposal kongret Euro 2020, baik dari struktur kompetisi, format kompetisi, serta banyaknya kota.

"Kami akan melapor kembali ke Komite Eksekutif UEFA yang akan membuat keputusan soal penawaran ini, keputusan akan dibuat sekitar 27 atau 28 Maret (2013)," imbuh Infantino.

Kota yang akan terpilih sampai sekarang belum ketahuan, tapi tampaknya daftar tersebut akan segera dikeluarkan dalam waktu dekat.


• VIVAbola   |   Share :  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Sikut Pemain Persiba, Ferdinand Sinaga Mengaku Salah

Posted: 06 Dec 2012 02:42 PM PST

Pemain Persisam Samarinda itu berharap bisa tampil di final IIC 2012.

Jum'at, 7 Desember 2012, 05:42 WIB

Anry Dhanniary ,  Ikram (Balikpapan)

Klub

Ferdinand Sinaga (putih) saat tampil di Trofeo Persija 2012 (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAbola - Striker Persisam Putra Samarinda, Ferdinand Alfred Sinaga mengakui bahwa dirinya salah ketika menyikut pemain Persiba, Yus Irfandi. Dipastikan gagal tampil di semifinal Inter Island Cup 2012, pemain Timnas Indonesia SEA Games 2011 itu berharap bisa tampil di laga puncak.

Ferdinand memang terlibat beberapa kali benturan dengan bek sayap Persiba Balikpapan, Yus Irfandi, pada laga yang digelar Kamis, 6 Desember 2012. Puncaknya ketika Ferdinand menyikut Irfandi. Tanpa ragu, sang pengadil mengganjar pemain bernomor punggung 17 itu dengan kartu merah.

Ferdinand mengakui tindakannya itu mencederai spotifitas. Namun, ia berharap wasit juga mempertimbangkan kejadian sebelumnya antara dia dengan Irfandi yang beberapa kali sempat saling menjatuhkan.

Meski begitu, eks pemain Semen Padang itu menerima sanksi kartu merah yang diberikan wasit. "Semua sudah terjadi, saya terima konsekuensinya," kata pria berdarah Sumatera Utara itu.

Meski akhirnya Persisam tetap mampu memenangkan pertandingan, tapi di laga semifinal melawan Persib Bandung nanti "Pesut Mahakam" harus bermain tanpa pemain yang memiliki kecepatan mengolah si kulit bundar itu.

"Memang merugikan tim. Tapi saya berharap bisa bermain di partai final. Biasanya kartu merah diputihkan di pertandingan final," ujarnya berharap.

Laga semifinal turnamen pramusim itu yang mempertemukan antara Persisam dan Persib rencananya akan digelar pada 15 dan 18 Desember mendatang.


• VIVAbola   |   Share :  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Bursa kerja: Komnas PA Telusuri Eks Istri Bupati Aceng Sebelum Fani cari kerja