Bursa kerja: Schweinsteiger Klaim Bayern Lebih "Lapar" dari Musim Lalu |
- Schweinsteiger Klaim Bayern Lebih "Lapar" dari Musim Lalu
- Singkirkan Spanyol, Uruguay Melaju ke Semifinal
- Gagal Penalti, Persib Ampuni "Dosa" Hilton
Schweinsteiger Klaim Bayern Lebih "Lapar" dari Musim Lalu Posted: 06 Jul 2013 02:12 PM PDT Der Bavarians meraih treble musim lalu. Bastian Schweinsteiger (REUTERS/Susana Vera) VIVAbola - Bayern Munich sukses meraih treble musim lalu. Kendati demikian, gelandang Der Bavarians, Bastian Schweinsteiger, menegaskan bahwa klubnya belum puas dan ingin menambah kesuksesan musim depan.Bayern sukses menjuarai Bundesliga, Piala Jerman dan Liga Champions musim lalu. FC Hollywood menjadi klub tersukses di Eropa. Meski begitu, bagi Schweinsteiger hal ini belum cukup. Ia ingin mengulangi sukses bersama rekan-rekannya. "Kami semua lebih 'lapar' dari musim lalu. Kami hanya ingin trofi lebih banyak. Kami ingin menikmati saat-saat seperti di London. Kami ingin memiliki musim yang sukses lagi," kata Schweinsteiger sepert dilansir Bild. Bayern yang kini dilatih Pep Guardiola akan membuka musim mereka dengan menantang Borussia Dortmund di Piala Super Jerman. Laga tersebut akan berlangsung pada 27 Juli 2013. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html |
Singkirkan Spanyol, Uruguay Melaju ke Semifinal Posted: 06 Jul 2013 01:47 PM PDT Gol tunggal kemenangan Uruguay dicetak Felipe Avenatti. Berita Terkait Timnas Spanyol U20 VIVAbola - Tim nasional Uruguay U-20 berhasil melaju ke semifinal Piala Dunia U-20 setelah mengalahkan Spanyol 1-0 pada laga perempat final di Ataturk Stadium, Bursa, Turki, Sabtu 6 Juli 2013. Gol tunggal kemenangan Uruguay dicetak Felipe Avenatti pada menit 102. Sundulannya tak mampu dihentikan kiper Dani Sotres. Secara umum, permainan kedua tim cukup seimbang. Matador Muda dan Uruguay silih berganti saling menyerang. Setelah bermian imbang tanpa gol selama 90 menit, pertandingan terpaksa dilanjutkan ke extra time dan di sinilah Avenatti menjadi pahlawan Uruguay. Dengan kemenangan ini, Uruguay berhak melaju ke babak empat besar. Jese Rodriguez dan kawan-kawan akan menantang pemenang laga antara Irak vs Korea Selatan. Spanyol: Guillermo De Amores, Gastón Silva, Guillermo Varela, Gianni Danielle Rodríguez, Jose Gimenez, Leonardo Pais, Sebastian Cristoforo, Giorgian De Arrascaeta Benedetti, Diego Laxalt Suárez, Federico Acevedo Fagundez, Nicolas Lopez This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html |
Gagal Penalti, Persib Ampuni "Dosa" Hilton Posted: 06 Jul 2013 12:05 PM PDT Sepakannya dengan mudah mampu dimentahkan Joice Sorongan. Hilton Moreira (kiri) (VIVAnews/Yadi) VIVAbola – Gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti, Hilton Moreira tetap diampuni oleh pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman. Padahal, disadari ataupun tidak, kegagalan Hilton mengeksekusi penalti, turut berperan pada skor akhir pertandingan melawan Mitra Kukar yang berujung tanpa gol, Sabtu 6 Juli 2013.Hilton tidak menjalankan tugasnya dengan maksimal pada menit 42, setelah sepakannya dari titik putih dengan mudah mampu dimentahkan kiper Mitra Kukar, Joice Sorongan yang pada laga ini tampil apik di bawah mistar. Djanur mengungkapkan ia tak mau menyalahkan Hilton dan melimpahkan semua kesalahan kepada bomber asal Brasil tersebut. "Saya tidak ingin menyalahkan pemain, termasuk Hilton, walaupun tadi memang sedikit disayangkan karena peluang dari penalti tidak berbuah gol," kata Djanur. Pelatih kelahiran 30 Maret 1958 tersebut, lebih melihat pada proses jalannya pertandingan secara keseluruhan. Menurutnya, para pemain Persib kesulitan membongkar pertahanan Mitra Kukar yang memang cenderung lebih fokus menggalang pertahanan ketimbang bermain terbuka. "Disebut bermain negative football, mungkin ya seperti itu. Karena, terutama di babak kedua, Mitra Kukar terlihat selalu menumpuk pemainnya di sektor pertahanan. Itu cukup menyulitkan para pemain dalam menembusnya," jelas Djanur. Sementara itu, pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson menilai pasca-kegagalan Hilton mengeksekusi penaltti, Persib terlihat mulai gugup dan kehilangan irama permainan. "Saya pikir, awalnya Persib bermain sangat baik dan sangat menyulitkan. Tapi setelah penalti Hilton gagal, Persib terlihat bermain terlalu buru-buru," ucapnya. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html |
You are subscribed to email updates from VIVAnews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 |