Bursa kerja: Ingin Pamer, Kim Kardashian Diacuhi Penggemar |
- Ingin Pamer, Kim Kardashian Diacuhi Penggemar
- Sukses Gula Semut Merambah Mancanegara
- Antonini: Berlusconi Inspirasi Milan Kalahkan Juve
| Ingin Pamer, Kim Kardashian Diacuhi Penggemar Posted: 26 Nov 2012 02:39 PM PST Kim Kardashian (REUTERS/Suzanne Plunkett) Kim Kardashian (REUTERS/Suzanne Plunkett) VIVAlife - Sukses menjadi bintang reality show, tidak lantas membuat Kim Kardashian berpuas diri. Kim dikabarkan cemburu karena adiknya, Khloe Kardashian menjajal karier baru sebagai presenter The X Factor. Kim pun ingin juga bisa sukses sebagai presenter. Kim mencoba untuk pamer kebolehannya sebagai presenter. Sayangnya, tak ada yang peduli dengan Kim. Selama ini, Kim merasa dirinya yang paling populer di antara keluarga besarnya. Mulai dari bisnis hingga kekasih superstar yang sangat mendukung kariernya. Tak heran, ketika Khloe berhasil terpilih menjadi presenter The X Factor, ia merasa jengkel dengan kesuksesan adiknya. Seakan tak mau kalah eksis, Kim melakukan berbagai upaya untuk mendapat tempat di hati penggemarnya. Kim menandatangani kerjasama dengan sebuah website, untuk meng-upload video dengan cepat dan berbagi ke publik. Tak mau buang kesempatan, Kim langsung membuat video untuk para fans-nya. Sayang, video yang dibuat artis berusia 32 tahun itu tidak sukses seperti yang diharapkan. Kim gagal menarik perhatian penggemarnya. Fans merasa tak bisa melihat kemampuan Kim berbicara di depan kamera. Kim terlihat mengucapkan 'bye' ke arah kamera. Seperti dikutip dari Daily Mail, bukan Kim namanya jika berputus asa. Kim mencoba lagi beraksi di depan kamera. "Ok, mari kita coba lagi!Lol," ujarnya. Ia pun terlihat beraksi di depan kamera. Sambil jalan, ia terus berbicara. Sesekali ia terlihat gugup dengan menggerakkan tangan. Kabarnya, Kim nekat untuk melirik profesi lain, lantaran sang pacar, Kanye West memintanya untuk berhenti menjadi bintang reality show. Ia pun tak ingin lagi menjadi bagian acara Kim dan keluarganya. "West tak ingin ikut syuting di acara reality show Kim. Ia meminta Kim untuk berhenti," ujar sumber seperti dikutip dari Life and Style. Kim masih ragu-ragu karena acara reality show yang dibintanginya bersama keluarga besarnya masih mendapatkan rating tinggi. Ia juga harus memikirkan ibunya, Kris Jenner yang juga menjadi manajer pribadinya. (eh) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC. |
| Sukses Gula Semut Merambah Mancanegara Posted: 26 Nov 2012 02:29 PM PST VIVAnews - Sebongkah gula merah banyak bisa kita temui di seluruh daerah di Indonesia. Di seantero pelosok Tanah Air, banyak warga yang membuat gula merah secara sendiri-sendiri di dapur rumah, dengan peralatan seadanya. Hal ini juga yang dilakukan Musringah, warga asli di Desa Krendetan, Kecamatan Begelen, Kabupaten Purwerejo, beberapa tahun yang lalu. Namun, ia sadar jika produk gula merah yang dibuatnya secara tradisional hanya bisa mendatangkan keuntungan yang biasa saja. Padahal, di tempatnya tinggal pohon kelapa amatlah melimpah. "Saya berfikir, kalau hanya dijadikan gula merah seperti biasa saja, keuntungannya juga akan biasa saja. Lagipula, dulu itu harga gula merah amat murah sekali," ujarnya ketika ditemui VIVAnews di Jakarta. Di tempatnya tinggal, harga gula merah yang tidak diolah paling mahal hanya mencapai Rp8 ribu saja per kilo. Akhirnya, Musringah memutuskan untuk belajar cara mengolah gula merah agar bisa mempunyai nilai lebih. Tujuan Musringah, akhirnya tertuju ke Kulonprogo, di mana gula merah yang biasa dijual dalam batokan diubah menjadi layaknya gula pasir. "Kami mulai belajar membuatnya di sana dan ternyata kami juga bisa membuatnya," kenangnya. Setelah itu, Musringah mencoba memproduksinya sendiri di rumah. Tenyata, belajar saja tidak cukup. Persoalan lain yang kerap kali dihadapi sektor usaha kecil menengah, yaitu permodalan, juga menghadang dirinya. Tidak kurang akal, akhirnya dia mengajak 19 orang temannya untuk membentuk kelompok usaha bersama (KUB). Saat itu, karena tidak punya modal yang besar tiap anggota hanya mampu menyumbang Rp50 ribu per orangnya. "Kami hanya bisa mengumpulkan Rp50 ribu per orang. Nanti, anggota akan menabung lagi kalau memang punya uang lebih," ujarnya. Namun, kini Musringah harus menghadapi kendala lagi karena yang aktif dalam KUB yang dipimpinnya hanyalah 6-7 orang. Padahal, menurutnya, saat ini KUB pimpinannya sudah mengekspor gula merah kristal ini ke Amerika, Eropa, dan Malaysia. Musringah mengaku belum puas. Sebab, pihaknya masih menggunakan perantara untuk mengekspor produknya keluar negeri. Ini berarti ia masih harus membagikan keuntungan dengan pengepul. "Tiap dua minggu sekali ada pengepul dari Yogyakarta yang datang untuk mengambil gula ke tempat kami," katanya. Sekali menjemput, biasanya pengepul bisa membawa sekitar satu kuintal gula dengan harga Rp1,7 juta, yang artinya dijual Rp17 ribu per kilonya. Namun, harga Rp17 ribu bukanlah harga mati karena harga gula berubah sesuai dengan permintaan yang ada. Malah, kadang bisa mencapai Rp12.500 per kilogramnya. Musringah pun mengaku walaupun kelompoknya sudah melakukan ekspor, namun pendapatan yang didapatkan masih belum pasti. Hal ini disebabkan pemasok yang diandalkannya untuk mengirimkan bahan baku masihlah belum profesional. "Jadi, kadang mereka mengirim, tetapi ada kalanya karena malas bekerja mereka tidak mengirimkan apa-apa kepada kami," ujarnya. Hal inilah yang dinilai Musringah sebagai penghambat kemajuan dari usaha yang baru dirintis bersama teman-temannya setahun belakangan ini. Malah, ia mengungkapkan banyak orang yang datang ke tempatnya untuk meminta agar gula yang diberi nama gula semut ini bisa diekspor ke negara mereka. Namun, tawaran tersebut terpaksa ditangguhkannya karena belum ada kepastian mengenai produksinya. "Kami takut, kalau sudah meneken komitmen nanti pasokannya berkurang, nanti kami juga yang repot," dia mengakui. Musringah mengisahkan suatu waktu ada importir yang datang ke tempatnya dan menawarkan untuk membantu permodalan. Tapi, hal itu harus ditolaknya karena alasan yang sama. Soal omzet, Musringah mengakui pemasukannya masih tidak menentu. "Tapi yang pasti dari ekspor itu tiap bulannya kami mendapat Rp17 juta." (eh) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC. |
| Antonini: Berlusconi Inspirasi Milan Kalahkan Juve Posted: 26 Nov 2012 02:27 PM PST Silvio Berlusconi VIVAbola - Luca Antonini menyebut nama Silvio Berlusconi sebagai sumber inspirasi kemenangan AC Milan atas Juventus. Menurut Antonini, ucapan sosok pemilik klub itu telah sukses membangkitkan semangat tempur pemain-pemain Milan. Pada laga giornata 14, Milan sukses menumbangkan Juventus lewat penalti Robinho. Dan rupanya permainan militan Rossoneri disebabkan ucapan Berlusconi sebelum pertandingan. Mantan perdana menteri Italia itu memang sempat menyambangi latihan pemain Milan sebelum laga kontra Juventus. "Kata-kata Berlusconi sangat penting bagi permainan kami," kata Antonini dilansir Soccerway. "Dia datang ke Milanello dan memberikan kami motivasi yang kami butuhkan." "Jelas tidak mudah mendapatkan sebuah hasil melawan Juventus. Mereka datang ke pertandingan dengan hasil bagus melawan Chelsea tapi rekan-rekan saya melakukan kerja yang fantastis," lanjut Antonini. Antonini sendiri harus absen di pertandingan itu karena cedera sejak awal November ini. Namun Antonini mengaku sangat yakin akan segera kembali menghiasi skuad Massimiliano Allegri. "Saya senang bermain untuk klub ini dan berharap segera kembali," kata Antonini. • VIVAbola | Share : This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC. |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |