Bursa kerja: Ibrahimovic: Messi Tak Pantas Rebut Ballon d'Or

Bursa kerja: Ibrahimovic: Messi Tak Pantas Rebut Ballon d'Or


Ibrahimovic: Messi Tak Pantas Rebut Ballon d'Or

Posted: 02 Dec 2012 03:12 PM PST

Menurutnya, penghargaan ini harus diberikan kepada pemain lain.

Lionel Messi dan Zlatan Ibrahimovic (REUTERS/Stefano Rellandini)

VIVAbola - Striker Barcelona, Lionel Messi menjadi kandidat kuat untuk merebut Ballon d'Or atau Pemain Terbaik Dunia 2012. Namun striker Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic tak setuju dengan anggapan tersebut.

Messi kembali masuk dalam 3 besar kandidat peraih Ballon d'Or bersama rekan setimnya, Andres Iniesta dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid). Pemain timnas Argentina ini berpeluang merebut gelar bergengsi ini untuk kali keempat secara berturut-turut.

Sebagai kapten timnas Swedia, Ibra memiliki suara untuk memilih. Namun, mantan punggawa AC Milan dan Inter Milan ini dengan tegas tak akan memilih Messi.

"Berapa kali dia (Messi) telah merebut Ballon d'Or? Dua, tiga?" kata Ibrahimovic pada Televoot.

"Jika juri mau sedikit lebih adil, mereka harus memberikannya pada orang lain saat ini," ujarnya.

Penghargaan ini akan diumumkan pada 7 Januari 2013 di Zurich, Swiss. (eh)


• VIVAbola   |   Share :  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Persib Akan Coba Pemain Pelapis Lawan Madura United

Posted: 02 Dec 2012 03:05 PM PST

Persib mengincar poin penuh kedua di Inter Island Cup 2012.

Senin, 3 Desember 2012, 06:05 WIB

Luzman Rifqi Karami ,  Yadi (Bandung)

Klub

Pemain Persib Bandung (VIVAnews/Yadi)

VIVAbola – Persib Bandung mengincar kemenangan kedua untuk melapangkan jalan menuju semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012. Maung Bandung bertekad mengincar poin penuh saat menghadapi Persepam Madura United di Stadion Siliwangi, Senin sore 3 November 2012.

Kemenangan 2-0 atas Persidafon Dafonsoro, Sabtu 1 Desember 2012 jadi modal bagi Persib untuk menggandakan raihan poin menjadi 6 sekaligus mempermudah upaya merebut tiket semifinal IIC 2012.

Meski di atas kertas lebih diunggulkan, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menganggap Persepam sebagai tim yang berpotensi membuat kejutan.

"Lini tengah mereka cukup baik. Saya lihat pertandingan pertama mereka saat melawan Persidafon. Walaupun secara hasil kalah, tapi secara permainan mereka cukup baik," terang Djadjang.

Pada laga kedua kali ini, Djadjang berencana melakukan perubahan dengan menyimpan beberapa pemain yang di laga pertama jadi starter.

"Mungkin dua atau tiga pemain (pelapis) akan coba saya mainkan. Selain antisipasi kelelahan juga untuk memberikan kesempatan
kepada setiap pemain yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan bermain sejak menit pertama," jelas Djadjang.
           
Sementara itu, pelatih Persepam, Mustaqim mengharapkan anak asuhnya tidak lagi demam panggung. Tekanan Bobotoh Persib bagi Mustaqim harus dianggap sebagai ujian mental bagi Emile Mbamba cs sebelum menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

"Menghadapi Persib, buat kita adalah sebuah kehormatan. Di pertandingan pertama para pemain seperti demam panggung, mudah-mudahan pemain bisa tampil lebih lepas pada pertandingan kali ini," tandas Mustaqim.


• VIVAbola   |   Share :  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Dandan, Hobi Pria Masa Kini?

Posted: 02 Dec 2012 02:51 PM PST

Pria sekarang juga akrab dengan cermin. (http://www.helpmystyle.ie)

Pria sekarang juga akrab dengan cermin. (http://www.helpmystyle.ie)

VIVAlife - Tampilan rapi dengan aroma tubuh wangi, wajah mulus, dan tatatanan rambut trendi, inilah sebagian gambaran pria-pria pesolek. Dandanannya menjadi tampak berbeda dari pria-pria kebanyakan. Mereka juga mendandani tubuhnya dengan kemeja halus, celana keren, dan sepatu super bersih.

Bagi mereka penampilan harus menjadi yang terdepan, terlebih soal fashion dan bentuk tubuh. Trendi, mungkin ini kata yang tepat merangkum kepentingan mereka ini.

Berkembangnya produk perawatan khusus pria pun, membuktikan pesatnya tren berdandan ini. Lembaga survei Nielsen mencatat, penjualan produk perawatan pria terus meningkat dari tahun ke tahun. Dari tahun 2009 ke 2010 saja, penjualan produk kosmetik pria di Indonesia naik sebesar Rp1,2 Triliun. Belum lagi di tahun-tahun berikutnya.

Produk yang laris manis di pasaran, antara lain parfum, sabun mandi khusu pria, pembersih wajah, shampoo, sampai body lotion. Yang paling dicari pria, pertama adalah parfum. Belanja pria terhadap produk kosmetik yang satu ini, mencapai 68,2 persen. Setelah parfum, pria juga mulai tergantung pada produk pembersih wajah, kebutuhannya sekitar 16,6 persen dan terus meningkat seiring variasi produk.

Permasalahan utama yang membuat pria berlari pada produk pembersih wajah adalah kulit berminyak dan kulit kusam. Sedangkan kebutuhan akan sabun mandi khusus pria, persentasenya sebesar 5,9.

Sama halnya dengan produk perawatan pria, para desainer pun berlomba-lomba meluncurkan label khusus pria. Bukan lagi sekadar kemeja polos, tapi lebih menonjolkan detail yang tidak biasa, yang mampu membuat penampilan mereka lebih menarik di mata wanita. Berbagai aksesoris pria melengkapi gaya. Seperti sepatu, ikat pinggang, tas, sampai jam tangan berbagai model.
 
Faktor kemunculan

Lingkungan memegang peranan penting yang membentuk pria menjadi seperti ini. Entah itu pertemanan, keluarga, dan pasangan wanita, memengaruhi pria lebih memperhatikan penampilan. Wanita sering kali menularkan kebiasaan merawat tubuh dan cara berpenampilannya kepada pasangannya. Mereka juga ikut mengatur segala sesuatu yang dikenakan pasangannya.

Sebuah lembaga survei internasional escentual.com pernah mencatatkan bahwa sepertiga pria yang menjadi responden, mengaku ikut menjajal produk kecantikan yang dimiliki pasangannya. Lagi-lagi demi penampilan. 25 persen dari mereka bahkan mengikuti pasangannya ke tempat perawatan untuk melakukan hal yang sama. 

Perusahaan retail busana juga pernah melakukan survei terhadap 2000 pelanggannya secara online. Dan hasilnya menunjukkan hal serupa. Sebanyak 37 persen pria berpasangan, selalu membeli pakaian ditemani sang istri. Pasangannya bahkan ikut campur tangan memilihkan dan membelikan produk fashion untuk mereka.

Times of India bahkan mengungkapkan, 48 persen pria tak tahu ukuran pakaian mereka. Pasangan mereka tentunya lebih tahu soal itu.

Psikolog Kasandra Putranto juga setuju dengan faktor keluarga yang membawa pengaruh kuat. Menurutnya, pria-pria yang suka berdandan ini biasanya juga hanya mengikuti kebiasaan dalam keluarganya yang selalu mengajarkan kerapian dan merawat tubuh. 
 
Metroseksual atau dendi?

Istilah metroseksual pun muncul seiring dengan evolusi ini. Seorang kolumnis fashion asal Inggris, Mark Simpson mengambarkan sosok metroseksual ini adalah pria-pria urban yang sangat memuja diri, sangat tertarik dengan fashion dan bahkan berani keluar dari pakem pakaian pria, melakukan perawatan tubuh, hingga ber-make-up.

Ini jelas berbeda dengan dendi yang cenderung lebih berpenampilan klasik, dengan gaya yang tidak terlalu melenceng dari pakem pria. Meskipun mereka sama-sama kelimis, wangi dan berkulit bersih.

Sebenarnya tren seperti merupakan hal yang wajar, mengingat para wanita pun sudah lebih dulu menyukai dandanan ala pria. Penampilan keseharian yang disebut tomboi dengan mengenakan pakaian bergaya maskulin dan potongan rambut pendek. Lalu apa bedanya dengan fenomena ini.

Melanda seleb

Gaya dendi ini sebenarnya sudah sejak lama mulai diperlihatkan di dunia film. Pada film James Bond misalnya, sang pemeran utama selalu didandani dengan gaya necis atau parlente yang kerap memikat wanita. Di era sekarang, David Beckham muncul sebagai pria yang mewakili golongan ini.

Selain Backham ada juga Brad Pitt, Tom Cruz, dan George Clooney. Wabah "memperhatikan penampilan" ini memang banyak menyerang kalangan pesohor. Para seleb tanah air pun tidak ketinggalan terbius dengan tren necis ini. Sebut saja Jeremy Thomas, Ferry Salim, Marcel Siahaan, Daniel Mananta, dan seleb yang mendapat julukan ayah seksi, Darius Sinathrya. Apa kata Marcel Candrawinata dan Mario Lawalata soal penampilannya?
 
Mario Lawalata, ahli padu padan

Pria pecinta motor sport ini mengaku jika dirinya juga sangat menjaga penampilan. Namun Mario tidak terlalu serius melakukan perawatan wajah facial atau creambath. Ia lebih menekankan pada cara berpakaian yang pas, yang membuat dirinya tampak keren diberbagai acara.

Caranya dengan memadukan busana dan aksesoris. Jam tangan merupakan koleksi yang memenuhi salah satu sudut kamarnya. Ia memiliki beragam koleksi jam tangan, untuk berbagai gaya dan kesempatan. "Saya suka mencocokkan jam dengan pakaian. Kalau lagi sporty, jam-nya sporty. Kalau lagi formal ya pakai jam tangan yang formal. Makanya saya punya banyak."

Untuk membeli jam tangan, ia rela merogoh kocek sampai lebih dari Rp10 juta. Baginya, jam tangan memang merupakan pelengkap berpakaian yang paling tepat. "Nggak pakai jam tangan, rasanya seperti nggak pakai pakaian dalam," ia menambahkan sambil tertawa.

Kebiasaan memakai jam tangan, diawali sejak Mario menginjak bangku SMA. Itu karena tuntutan penampilan. Apalagi, tak lama setelah itu, ia mulai menjajaki dunia hiburan sebagai model. Signature gaya Mario adalah kasual sporty.

SEmentara untuk menjaga kebugaran, ia percaya pada olah raga. Basket, dipilih sebagai olah raga favorit. "Saya suka basket dari dulu. Itu nggak membuat keringat yang orang bilang aromanya nggak sedap ya, malah itu yang membuat badan kita segar." Keluarnya keringat saat olah raga, memang berfungsi juga sebagai detoksifikasi, yang membuat peredaran darah lebih lancar dan kulit lebih kencang.

Pria kelahiran Pekanbaru, 3 Mei 1980 itu juga mengaku jarang ke salon. Paling hanya sekadar spa untuk relaksasi. "Untuk manicure, pedicure, lulur, apalagi facial dan creambath, nggak pernah. Paling mengubah gaya rambut saja," paparnya.

Marcel Chandrawinata, keren berawal dari kulit

Hobi diving, berpanas-panasan di bawah terik matahari, tak lantas membuat Marcel Chandrawinata cuek pada penampilannya. Ia selalu menjaga penampilan kulitnya. Dan berkat kulit yang bersih dan sehat, ia pun didaulat sebagai brand ambassador salah satu produk perawatan wajah khusus pria.

Namun, adik Nadine Chandrawinata itu bukan tipe orang yang hobi pergi ke salon. Daripada mengalokasikan dana untuk perawatan di salon, Marcel lebih suka menjaga kesehatan kulitnya dari dalam, meski ia juga tidak memungkiri pentingnya perawatan dari luar.

"Perawatan kulit itu yang penting dari makanan. Apa yang kita makan akan tercermin di kulit kita. Daripada mahal-mahal ke salon, laki-laki lebih baik memperbaiki pola makan dan pola hidup," tuturnya.

Selain itu, ia juga menekankan mental serta kepercayaan diri untuk menciptakan penampilan bersinar. Penampilan senorak apapun, jika diimbangi dengan percaya diri tinggi, bisa jadi menarik. "Itu penting, karena itu pekerjaan kita. Saya menjual penampilan dan body language. Kalau penampilan sudah nggak percaya diri, body language juga nggak bagus," ujarnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Bursa kerja: Ibrahimovic: Messi Tak Pantas Rebut Ballon d'Or cari kerja