Bursa kerja: Ancelotti Merasa Madrid Tak Perlu Kawal Khusus Neymar |
- Ancelotti Merasa Madrid Tak Perlu Kawal Khusus Neymar
- Mourinho Pilih Tidur Ketimbang Saksikan El Clasico
- Adu Taktik Don Carlo & Martino, Bikin El Clasico Makin Menarik
| Ancelotti Merasa Madrid Tak Perlu Kawal Khusus Neymar Posted: 25 Oct 2013 03:06 PM PDT Menurutnya ancaman bukan hanya datang dari Neymar nanti. Neymar (REUTERS/Albert Gea) VIVAbola - Carlo Ancelotti membeberkan taktik timnya, Real Madrid, jelang partai melawan Barcelona malam nanti, Sabtu, 26 Oktober 2013. Dia mengaku tak punya rencana khusus untuk menghentikan penyerang anyar Los Azulgranas, Neymar.Pemain 21 tahun itu menjadi ancaman baru bagi pertahanan Madrid. Ini merupakan debutnya di partai 'super panas' El Clasico. Sadar dengan ancaman dari Neymar itu, namun Don Carleto mengatakan sama sekali tidak mempersiapkan strategi khusus buat menghentikannya. Mantan pelatih AC Milan dan Chelsea tersebut melah menyatakan pengawalan spesial untuk Neymar adalah hal yang sia-sia. "Kami tak punya rencana mengentikan Neymar. Alasannya, jika kami mengawalnya secara khusus, maka ada pemain lain yang sama mengancamnya seperti Alexis Sanchez, Lionel Messi atau Andres Iniesta," kata Ancelotti. Barcelona menjadi favorit di pertandingan nanti karena akan bermain di kandang. Mengenai hal tersebut Ancelotti tak mau ambil pusing. "Saya tak tahu siapa yang lebih difavoritkan. Orang-orang menganggap Barcelona lebih unggul dan itu tidak buruk buat kami. Madrid bisa tampil bagus di markas mereka nanti," tegas Ancelotti dikutip Soccerway. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| Mourinho Pilih Tidur Ketimbang Saksikan El Clasico Posted: 25 Oct 2013 02:35 PM PDT Namun dia tetap menjagokan Madrid keluar sebagai pemenang. Berita Terkait Jose Mourinho (bbc.co.uk) VIVAbola - Partai panas akan tersaji di La Liga malam nanti. Barcelona akan menjamu musuh bebuyutannya Real Madrid di Camp Nou.Ya, duel bertajuk El Clasico itu pastinya sangat dinantikan para pencinta sepakbola. Tapi ternyata tidak demikian halnya dengan Jose Mourinho. Pria yang musim lalu menangani Madrid itu malah mengaku tidak tertarik menyaksikan pertandingan tersebut. Mourinho mengaku lebih baik tidur ketimbang menyaksikan pertarungan Lionel Messi cs melawan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. "Saya tak peduli. Jika Anda tanya saya apakah saya memihak, tentu saja ingin salah satu tim menang," kata Mourinho yang kini menangani Chelsea. "Tapi saya tidak mau kehilangan fokus jelang laga penting tim sendiri. Saya akan pergi makan malam dengan keluar dan tidur di rumah," sambungnya dikutip Daily Mail, Sabtu, 26 Oktober 2013. Mourinho sendiri memang sedang dalam persiapan menghadapi pertandingan penting. Pada Minggu besok, The Special One akan memimpin The Blues menjamu lawan tangguh yakni Manchester City di Stamford Bridge. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| Adu Taktik Don Carlo & Martino, Bikin El Clasico Makin Menarik Posted: 25 Oct 2013 02:30 PM PDT Akhir pekan ini, laga Barca kontra Madrid edisi 258 bakal tersaji. Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo (kiri) bersama bintang Barcelona, Lionel Messi VIVAbola - Akhir pekan ini, dua raksasa Spanyol bakal bentrok. Barcelona disambangi oleh Real Madrid pada hari Sabtu, 26 Oktober 2013. Perubahan di kedua kubu membuat edisi kali ini makin menarik.Selain terkait gengsi kemenangan di atas lapangan hijau dan terkadang bernuansa politis, edisi ke-258 ini juga akan mempertemukan "wajah baru" dari kedua tim. Sejumlah perubahan di El Clasico dipastikan bakal tersaji. Pasukan Camp Nou saat ini sudah lepas dari warisan Pep Guardiola, setelah Tito Vilanova digantikan Gerardo 'Tata' Martino di kursi pelatih. Sedangkan pelatih sarat pengalaman, Carlo Ancelotti, menjadi peracik strategi anyar Los Blancos. Kehadiran Tata Martino memang belum langsung bisa lepas dari tiki-taka yang dikembangkan Barcelona dalam hampir lima tahun belakangan. Namun, sang pelatih asal Argentina sudah menunjukan dirinya bermain lebih agresif dari pendahulunya. Umpan pendek dari kaki ke kaki dengan kekuatan di lini tengah masih menjadi andalan Blaugrana. Tapi sekarang Andres Iniesta lebih didorong ke depan untuk membuat tim lebih ofensif. Sektor sayap pun semakin diperkuat. Sedangkan untuk Madrid, Ancelotti sempat menjanjikan permainan cantik dibanding serangan balik cepat yang dikembangkan Jose Mourinho selama beberapa musim terakhir. Isco dan Luka Modric bermain lebih mengalir. Selain itu, pertahanan grendel ala catenaccio Italia juga dipastikan menambah kekuatan kesulitan untuk dibongkar. Kehadiran Pepe dan Sergio Ramos yang sudah sarat pengalaman dipastikan jadi kesulitan tersendiri. Ujian Pertama Pelatih Tapi bukan berarti kedua pelatih anyar ini mampu langsung menerapkan seluruh strategi yang mereka kembangkan di Clasico akhir pekan nanti. Dengan laga yang masih di akhir musim, kemungkinan besar baik Martino maupun Don Carlo akan menemui kesulitan. Isco yang bakal jadi motor serangan Madrid masih sering kesulitan saat tampil pada laga-laga besar. Begitu juga dengan kualitas Isser Illaramendi dan Gareth Bale dalam melakoni partai penuh gengsi ini. Permainan cantik yang dijanjikan Ancelotti pun tampak belum terlihat sepenuhnya. Dalam beberapa laga, Madrid masih kerap kesulitan mencetak gol. Skema serangan mereka pun kerap mengandalkan Cristiano Ronaldo. Karena itu, kemungkinan besar Madrid akan kembali ke skema counter-attack yang cepat menggunakan kedua sisi lapangan jika taktik yang diterapkan mentok di lini tengah. Ancelotti yang ahli strategi pasti tahu betul dengan bahayanya memberikan bola pada Barca di tengah lapangan. Jika Ancelotti sudah kenyang dengan pengalaman di kancah turnamen tertinggi Eropa, beda halnya dengan Martino. Pelatih yang diboyong usai membesut Newell' Old Boys di Liga Argentina itu masih "terlalu hijau" dengan sepakbola benua biru. Valencia memang mereka bisa kalahkan. Tapi, Barca gagal menang saat bertemu tim sekelas Atletico Madrid. Apalagi mereka baru saja gagal menang di dua laga terakhir, melawan Osasuna dan AC Milan. Sampai saat ini, menurut Football-Espana, Martino masih kebingungan di tiga posisi sentral. Yaitu jantung pertahanan, sektor gelandang tengah, dan penyerangan. Carles Puyol kemungkinan diturunkan bersama Javier Mascherano, Dani Alves dan Adriano. Sedangkan Cesc Fabregas bisa menggeser Xavi atau Iniesta. Posisi Alexis Sanchez juga bisa digantikan oleh Pedro, untuk bekerja sama dengan Messi dan Neymar. Menanti Aksi Bintang Baru Selain aksi dari sisi lapangan, sejumlah bintang-bintang anyar Barca dan Madrid juga patut ditunggu kontribusinya. Terutama kubu ibukota Spanyol yang menggelontorkan €150 juta untuk memboyong tujuh pemain. Nama-nama seperti Bale, Isco, Illaramendi, Dani Carvajal, Casemiro semua merapat. Empat nama pertama sudah merasakan tempat utama di beberapa pertandingan. Tapi efek mereka di laga besar kontra Barca sangat dinantikan. Meski Bale disebut-sebut sudah fit dan siap tampil melawan Barcelona, kondisi fisik sang pemain termahal dunia masih tanda tanya. "Apakah saya akan menjadi starter? Saya tidak begitu yakin," ujarnya pada Sky Sports. "Saya baru bermain selama beberapa menit pekan ini dan saya menjalani latihan yang baik pekan ini, jadi saya pikir saya cukup bugar. Tapi itu semua sekarang terserah pelatih apakah akan memainkan saya dari awal atau dari bangku cadangan," lanjut pria Wales itu. Kehadiran Isco dinilai mampu menambah daya kreatifitas di lini tengah Madrid yang ditinggalkan Mesut Oezil. Sedangkan Illaramendi menjadi sosok penambal hilangnya Xabi Alonso sebagai jangkar. Jika Madrid kebanjiran pemain, lain halnya dengan Barcelona. Tim asal Catalonia tersebut hanya memiliki satu pemain anyar saja. Namun, nama yang datang tak bisa dipandang sebelah mata yaitu bocah ajaib Brasil, Neymar. Pemain 22 tahun ini sudah menunjukan kemampuannya saat mengantarkan Brasil menjadi juara Piala Konfederasi tengah tahun kemarin. Di Barca, gol dan sejumlah assists juga sudah Neymar berikan. Tapi, seperti pemain-pemain baru Madrid, kualitas Neymar hadapi laga-laga sulit masih dipertanyakan. Apalagi ia akan berhadapan langsung dengan bek-bek papan atas milik Madrid, salah satunya Pepe. Bek kontroversial asal Portugal ini sangat berbahaya dan pintar memprovokasi pemain yang mengandalkan skill individu macam Neymar. Tapi, tenryata pemain anyar Barca itu sudah memiliki cara meredam sang lawan. "Saya tidak akan terprovokasi oleh Pepe. Saya sudah tahu cara dia bermain lewat video yang dikirimkan Federasi Sepakbola Brasil, CBF. Hal ini saya lakukan juga untuk kepentingan tim," kata Neymar kepada Globo TV. Debut Neymar bersama Barca di El Clasico juga berpeluang berbuah gol. Fakta yang ada, pemain-pemain anyar Barca selalu mampu mencetak gol debutnya di laga Clasico pertama mereka, seperti Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic, hingga David Villa. Markas Barca Tak Menakutkan Buat Madrid Tapi tentu laga seru nanti tak bisa lepas dari aksi dua pemain terbaik dunia saat ini, Ronaldo dan Messi. Keduanya sedang on-fire dan siap beradu tajam di Camp Nou nanti. CR7 sudah mencetak 15 gol dari 12 penampilan di semua kompetisi bersama Madrid musim ini, termasuk 7 gol dalam tiga pertandingan Liga Champions. Terakhir, Ronaldo mencetak dua gol ketika Madrid mengalahkan Juventus 2-1, Rabu 23 Oktober 2013. Di La Liga, Ronaldo sudah mencetak 8 gol dari 9 penampilan. Dengan demikian rasio gol penyerang 28 tahun itu jelang tampil di El Clasico adalah 1,25 gol per pertandingan. Messi juga tidak kalah tajam, dengan mencetak 12 gol dari 11 pertandingan (1,09 gol per pertandingan). Terakhir striker timnas Argentina itu mencetak satu gol ketika Barcelona bermain imbang 1-1 melawan AC Milan di San Siro, Selasa 22 Oktober 2013. Sayang, cedera paha membuat Messi harus absen di beberapa pertandingan. Total striker 26 tahun itu baru tampil sebanyak 822 menit musim ini, termasuk di pertandingan Piala Super Spanyol. Sedangkan Ronaldo sudah tampil sebanyak 1.032 menit. Untuk urusan rekor El Clasico di semua kompetisi, Messi lebih produktif daripada Ronaldo. Total Messi sudah mencetak 18 gol di El Clasico, sementara Ronaldo baru menorehkan 12 gol. Sedangkan dari fakta pertemuan dua raksasa ini, jika melihat posisi di papan klasemen La Liga musim ini, Barcelona lebih difavoritkan memenangi laga nanti. Namun, jika mengacu pada rekor pertemuan kedua tim sepanjang sejarah, Madrid justru menjadi tim paling diunggulkan. Sejak 1929, kedua tim sudah bertemu dalam 224 pertandingan kompetitif. Dan Madrid sukses memenangi 90 di antaranya. Sedangkan Barcelona meraih 86 kemenangan, dengan sisanya 48 pertandingan berakhir imbang. Menariknya, Madrid juga terlihat perkasa di lima pertemuan terakhir kedua klub. Barcelona yang sempat mendominasi Spanyol dan Eropa pada 2009 lalu tampak kesulitan menaklukkan Madrid dalam satu tahun terakhir. Kemenangan terakhir Barcelona terjadi pada 24 Agustus 2012. Saat itu, Barca sukses menaklukkan Madrid dengan skor 3-2 di pertandingan leg 1 ajang Piala Super Eropa. Namun, Barcelona kesulitan menaklukkan Madrid di lima laga berikutnya. Berikut ini enam pertandingan terakhir Barca vs Madrid seperti dikutip dari Soccerway: 27 Februari 2013 (Piala Spanyol leg 2) 31 Januari 2013 (Piala Spanyol leg 1) 8 Oktober 2012 (La Liga) 30 Agustus 2012 (Piala Super Eropa leg 2) 24 Agustus 2012 (Piala Super Eropa leg 1) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| You are subscribed to email updates from VIVAnews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |