Bursa kerja: FOTO: Ini Danau Unik dengan Nama Terpanjang di Dunia |
- FOTO: Ini Danau Unik dengan Nama Terpanjang di Dunia
- Zulfiandi: Jangkar Timnas U-19 yang Sempat Tak Mampu Beli Sepatu
- Jacksen Tak Cemaskan Absennya Van Dijk
| FOTO: Ini Danau Unik dengan Nama Terpanjang di Dunia Posted: 13 Oct 2013 03:25 PM PDT Danau Chargoggagoggmanchauggagoggchaubunagungamaugg. Danau Chargoggagoggmanchauggagoggchaubunagungamaugg. VIVAlife - Nama dibuat sebagai identitas. Meski sederhana, nama tetap memiliki arti tersendiri. Minimnya huruf pada nama pun kerap diciptakan agar orang mudah mengingatnya. Namun bagaimana dengan nama yang terlalu panjang? Sebuah danau di kota Webster, Massachusetts, Amerika Serikat, dinamai dengan 45 huruf. "Chargoggagoggmanchauggagoggchaubunagungamaugg". Nama itu sekaligus mencacatkan diri sebagai nama danau terpanjang di dunia. Nama yang begitu rumit, bahkan pemerintah pun tidak mampu mengejanya. Karena terlalu panjang, orang lebih sering menyebutnya sebagai Danau Chaubunagungamaug atau Danau Webster. Awalnya, danau itu memiliki beberapa nama, yakni Chabanaguncamogue, Chaubanagogum, dan Chaubunagungamaug. Menurut sejarawan, semua nama itu mengandung makna yang sama, yaitu 'Tempat Memancing di Tapal Batas'. Nama Danau Chargoggagoggmanchauggagoggchaubunagungamaugg dibentuk, setelah koloni Inggris singgah. Saat itu, warga Inggris bekerja di pabrik di dekat Desa Manchaug. Sejak itu lah, orang Indian menjulukinya 'Chargoggaggoggmanchoggagogg', yang berarti 'Orang Inggris di Manchaug'. Dilansir amusingplanet, seseorang lalu memutuskan menggabungkan nama asli suku Indian 'Chaubunagungamau' dan julukan 'Chargoggagoggmanchoggagogg', hingga terciptalah nama panjang itu. Terlepas dari namanya yang aneh, keindahan danau itu pun tersohor. Danau itu terbentuk dari lelehan gletser pada zaman es, mata air dan aliran sungai. Turis asing pun mengatakan bahwa kunjungan ke danau tersebut adalah cara yang baik untuk menikmati alam. Lihat foto selengkapnya pada galeri ini. (ren) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| Zulfiandi: Jangkar Timnas U-19 yang Sempat Tak Mampu Beli Sepatu Posted: 13 Oct 2013 03:03 PM PDT "Ayah saya saat itu kehabisan uang," ujar Zulfiandi. Berita Terkait Gelandang Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki) VIVAbola - Kuat dalam bertahan, bagus dalam menyerang. Permainan itu ditunjukkan gelandang Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi, ketika mengalahkan Korea Selatan, Sabtu 12 Oktober 2013. Namun, siapa sangka Zulfiandi yang merupakan bintang masa depan Indonesia dulunya sempat tidak mampu beli sepatu sepakbola.Zulfiandi merupakan salah satu pemain kunci di lini tengah Timnas U-19. Kemampuannya dalam membaca arah bola, duel-duel udara, hingga mengatur irama permainan, memberikan kenyamanan kepada para pemain di lini tengah Indonesia. Seringkali pemain yang akrab disapa Zul itu mampu mematahkan serangan-serangan lawan. Pemain klub PSSB Bireun Aceh itu mampu menjadi tembok besar di lini tengah Timnas U-19. "Tugas saya memang sangat berat. Sebagai gelandang jangkar sangat sulit tugasnya. Saya harus menjadi pemain pertama yang menghalau serangan lawan dari lini tengah. Tapi, itu semua saya lakukan demi negara," kata Zul kepada VIVAbola. Zul merupakan salah satu pemain yang selalu diturunkan pelatih Indra Sjafri sebagai starter di semua laga Timnas U-19 di Piala AFF 2013 dan Pra Piala Asia U-19. Tingkat akurasi umpan gelandang 18 tahun itu mencapai 85 persen. Zul selalu mampu memanjakan rekan setimnya, seperti M. Hargianto dan Evan Dimas dalam mengembangkan permainan. Tidak Mampu Beli Sepatu Zul kemudian menceritakan awal kariernya. Zul mengaku sempat tidak mampu membeli sepatu sepakbola karena kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Ayahnya, Alfian, hanyalah seorang supir bus lintas Sumatera. Sedangkan ibunya, Supini, merupakan seorang ibu rumah tangga. "Ekonomi keluarga pas-pasan. Saya sempat kesulitan untuk bisa menjadi pesepakbola. Harus bantu-bantu keluarga. Saya bahkan sempat tidak mampu beli sepatu sepakbola. Ayah saya saat itu kehabisan uang. Sepatu yang saya pakai sudah rusak parah," ujarnya. "Saya kumpulkan uang jajan. Rela tidak jajan di sekolah demi membeli sepatu. Saat itu saya hanya terkumpul Rp100 ribu. Saya diam saja, tapi ternyata ayah saya tahu kalau saya lagi kekurangan uang. Dia menambahkan Rp100 ribu lagi," sambungnya. Zul mengaku masih masih menyimpan sepatu sepakbola yang dibelinya dengan susah payah. "Saya simpan, itu adalah sepatu pertama yang saya beli dengan hasil kerja keras saya," ucap Zul. Di awal kariernya, Zul menegaskan pernah menjadi seorang striker. Adalah pelatih pertama Zul di SSB Brata Reuleut Bireun, Rukma Amin, yang mengganti posisi pemain kelahiran 17 Juli 1995 itu menjadi gelandang. "Dulu saya striker. Tapi, saya takut berbenturan dengan pemain belakang lawan. Bisa cedera nanti, itu yang saya khawatirkan. Saya minta kepada pelatih untuk main di posisi gelandang. Saya lihat gelandang sangat mudah tugasnya. Dan saya menemukan kenyamanan di situ," ungkap Zul. Keputusan sang pelatih memang sangat jitu. Terbukti, saat ini Zul menjadi seorang bintang bersama timnas U-19. Zul pun mengucapkan terima kasih kepada pelatih Rukma Amin. "Saya tidak akan menjadi seperti ini jika coach Rukma Amin tidak melatih saya. Dia adalah sosok terpenting di karier sepakbola saya. Selain coach Rukma, ayah dan ibu saya juga sangat berjasa. Ibu sempat melarang saya menjadi pemain sepakbola, tapi akhirnya dia mengerti," ucap Zul. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| Jacksen Tak Cemaskan Absennya Van Dijk Posted: 13 Oct 2013 02:40 PM PDT Bomber Persib Bandung ini mengalami cedera paha. Sergio van Dijk (VIVAnews/Fernando Randy) VIVAbola - Absennya Sergio Van Dijk di laga kontra tidak membuat pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago cemas. Menurut pelatih asal Brasil itu, Indonesia memiliki pemain yang tidak kalah kualitas. Van Dijk dicoret dari skuad Tim Merah Putih karena cedera paha. Cedera tersebut didapat saat pemain naturalisasi itu membela Persib Bandung di ajang Piala Menpora beberapa waktu lalu. Jacksen menjelaskan, tidak pernah mengandalkan satu orang pemain. "Kami memiliki 23 pemain lain dan selama ini saya tidak pernah membangun kekuatan tim berdasarkan satu atau dua orang pemain, saya selalu mengandalkan tim. Jadi tidak ada masalah dengan cederanya Van Dijk," ujar Jacksen usai mendampingi tim berlatih di SUGBK, Minggu 13 Oktober 2013 malam. Jacksen mengungkapkan, di pertandingan lawan China nanti semua pemain memiliki peluang yang sama untuk tampil. Keputusan menurunkan pemain, terletak pada diri pemain sendiri. "Selama ini, kami memberikan materi latihan serupa kepada semua pemain. Jadi, semua pemain memiliki kans bermain yang sama besar," tutur Jacksen. Arsitek yang pernah merumput untuk Persebaya Surabaya dan Petrokimia Putra itu percaya diri Boaz Solossa dan kawan-kawan bisa tampil optimal saat menghadapi China. Timnas Indonesia sendiri telah menjalani pemusatan latihan di Batu, Malang, Jawa Timur sejak 4 Oktober 2013. "Karena kami telah melakukan persiapan yang cukup panjang. Pemain telah memahami materi latihan yang kami berikan, baik dari segi fisik dan teknis," beber pelatih 45 tahun itu. Di Kualifikasi Piala Asia grup C, Indonesia menempati posisi buncit dengan poin nol. Tim Merah Putih menelan dua kekalahan dalam dua partai. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:
|
| You are subscribed to email updates from VIVAnews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |