Bursa kerja: Hadapi Kyrgyzstan, Pemanasan Timnas Sebelum Tantang China

Bursa kerja: Hadapi Kyrgyzstan, Pemanasan Timnas Sebelum Tantang China


Hadapi Kyrgyzstan, Pemanasan Timnas Sebelum Tantang China

Posted: 31 Oct 2013 03:23 PM PDT

Laga persahabatan Indonesia Vs Kyrgyzstan digelar hari ini.

Klub

Berita Terkait

Timnas Indonesia (VIVAbola/Anhar Rizki Affandi)

VIVAbola - Meskipun terbenam di dasar klasemen Grup C Pra Piala Asia 2015, dengan hanya mengantongi satu poin hasil tiga kali turun bertanding, Timnas Indonesia masih berusaha menjaga asa untuk lolos. Itu dibuktikan dengan keseriusan persiapan menghadapi laga tandang ke China pada 15 November mendatang.

Tak hanya menggelar pemusatan latihan, Timnas juga dijadwalkan menjalani sejumlah uji coba sebelum pertandingan krusial tersebut.

Lawan pertama adalah Kyrgyzstan. Tim merah-putih akan menjamu salah satu tim negara bekas pecahan Uni Soviet itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (sUGBK) sore nanti, Jumat, 1 November.

Berikutnya, Timnas akan terbang ke Korea Utara pada 5 November. Di sana rencananya anak-anak asuh Jacksen F Tiago bakal kembali bertanding dengan tim.

"Tadinya saya pikir kami akan melawan Timnas (Korut), tapi karena bukan Timnas, jadi saya minta dua kali uji coba di sana," kata pelatih asal Brasil tersebut.

Buta kekuatan lawan

Pertemuan antara Indenesia dengan Kyrgyzstan nanti merupakan yang pertama bagi kedua negara. Maka tak heran jika masing-masing kubu sama-sama belum bisa membaca kekuatan atau kelemahan lawan.

Gelandang, Ahmad Bustomi, tidak membantah kalau pihaknya minim informasi terkait tim lawan. Meski demikian, bukan berarti timnya sama sekali.

"Para pemain minim informasi soal Kyrgyzstan, tapi bukan berarti buta sama sekali karena coach Jacksen sudah mempelajarinya lewat video," kata Bustomi.

Bustomi menambahkan, uji coba melawan Kyrgyzstan merupakan tolok ukur untuk timnya sebelum melakoni pertandingan kontra China.

"Persiapan cukup bagus, mulai dari di Batu kami fokus latihan fisik, dan pindah ke Jakarta, latihan fisik dikombinasikan dengan teknik dan strategi," jelas mantan pemain Arema Malang itu.

"Laga melawan Kyrgyzstan menjadi tolok ukur sebelum berhadapan dengan China. Pertandingan ini pemanasan sebelum laga sebenarnya di China. Hasil akhir bukan yang terpenting. Tujuan uji coba ini untuk dijadikan tolok ukur sejauh mana kemajuan tim ini," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh kapten timnas Kyrgyzstan, Mirlan Murzaev, mengaku belum mengetahui kekuatan Timnas Indonesia. Namun, Murzaev menilai pertandingan tetap akan berjalan menarik karena kedua tim tidak mengetahui kekuatan lawan.

Untuk menjalani pertandingan persahabatan melawan Tim Garuda, Kyrgyzstan hanya membawa 16 pemain. Murzaev mengatakan, timnya tetap menganggap laga penting, karena setiap pemain yang membela tim nasional akan selalu memberikan yang terbaik.

"Kami tidak tahu kekuatan Timnas Indonesia, kami belum pernah dengar permainan mereka. Tapi, kami ingin memuaskan penonton yang hadir," terang Murzaev.

"Kami tidak akan memberikan permainan yang membosankan, kami ingin memenangkan pertandingan walaupun ini hanya laga uji coba," urainya. "Ini akan menjadi pertandingan yg menarik, karena kami tidak saling mengetahui kekuatan masing-masing tim," sambungnya.

Bagi Kyrgyzstan, uji coba kontra Indonesia dianggap bagian persiapan menghadapi AFC Challenge Cup 2014 di Maladewa Mei 2014. Kyrgyzstan lolos ke putaran final setelah menjadi juara Grup B pada babak kualifikasi yang dilangsungkan Maret lalu.

Target Indonesia

Kemenangan atas Kyrgyzstan, bukanlah target utama Timnas. Jacksen selaku pelatih mengaku dirinya memfokuskan pertandingan ini untuk memperbaiki pola kerjasama para pemain.

"Saya melihat permainan Timnas saat melawan China masih kurang maksimal. Belum ada kerjasama yang baik antarpemain. Dan variasi serangan masih sangat minim. Itu yang ingin diperbaiki saat melawan Kyrgyzstan," kata Jacksen.

Jacksen menegaskan salah satu yang perlu dibenahi Timnas adalah permainan dari sayap. Pelatih Persipura Jayapura itu berharap tim Garuda bisa memaksimalkan permainan dari sayap saat melawan Kyrgyzstan.

"Lini sayap memang harus dibenahi. Jika melihat pertandingan pertama melawan China, lini sayap memang bermasalah. Maka kami harus memperbaikinya. Diharapkan saat melawan Kyrgyzstan semua kekurangan bisa tertutupi," tegas Jacksen.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Suporter Kibarkan Bendera Nazi, Laga di Liga Rusia Ricuh

Posted: 31 Oct 2013 03:20 PM PDT

Mereka juga menyalakan kembang api dan memantik bom asap.

Berita Terkait

Suporter Rusia kibarkan bendera Nazi (Daily Mail)

VIVAbola - Sepakbola Rusia kembali tercoreng dengan aksi suporter. Kerusuhan terjadi di laga antara Spartak Moscow melawan Shinnik Yaroslavi, Rabu 31 Oktober 2013 waktu setempat.

Pendukung Spartak memicu kericuhan dengan mengibarkan bendera Nazi di tribun. Tidak sampai di situ, mereka juga menyalakan kembang api dan memantik bom asap jelang turun minum. Pihak keamanan di stadion yang berniat mengamankan suporter justru terlibat bentrok saat pertandingan memasuki menit awal babak kedua.

Melihat suasana tidak kondusif di dalam stadion, wasit Sergey Kostevic menghentikan pertandingan di menit 53. Dilansir dari ESPN, pihak keamanan berusaha meredam suporter menggunakan meriam air. Pertandingan dilanjutkan 20 menit kemudian.

Kepala Kementrian Dalam Negeri di wilayah Yaroslav, Nikolay Trinov mengatakan, provokasi itu telah direncanakan sebelumnya. "Kami tidak mendapat laporan apapun dari suporter Shinnik. Semua laporan datang dari pendukung Spartak. Setelah pertandingan, kami menahan 78 orang," kata Trifonov dikutip dari ESPN.

Insiden ini kian menambah panjang daftar hitam masalah di sepakbola Rusia. Sebelumnya, gelandang Manchester City (ManCity), Yaya Toure mengalami insiden rasis saat bertanding melawan CSKA Moscow di babak penyisihan grup Liga Champions beberapa waktu lalu.

Buntut dari dua kasus tersebut, Komite Disiplin Federasi sepakbola Rusia (RFU) akan menemui Mentri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko untuk mencari jalan keluar atas masalah yang timbul di sepakbola Rusia akhir-akhir ini.


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Tekuk Chievo, Roma Rebut 10 Kemenangan Beruntun

Posted: 31 Oct 2013 02:55 PM PDT

Sekaligus mematahkan rekor Juventus musim 2005-06.

Klub

Pemain Bintang

Berita Terkait

Pemain AS Roma rayakan kemenangan (Max Rossi/REUTERS)

VIVAbola - AS Roma terus mempertahankan trend positif di musim ini. Serigala Ibukota itu meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Chievo Verona di Olimpico Roma, Kamis 31 Oktober 2013 (Jumat dinihari WIB).

Tambahan tiga poin atas Chievo membuat Roma semakin memantapkan posisi di puncak klasemen. Kemenangan atas Chievo juga membuat Roma meraih 10 kemenangan beruntun. Roma sukses mematahkan rekor Juventus di musim 2005-06.

Setelah sempat kesulitan menjebol gawang Chievo di babak I, Roma akhirnya memecah kebuntuan pada menit 67. Striker I Gialorossi, Marco Borriello merobek jala Chievo yang dikawal Christian Puggioni.

Memanfaatkan umpan silang dari Alessandro Florenzi dari sektor sayap lapangan, Borriello menanduk bola tanpa bisa bisa dijangkau Puggioni. Skor 1-0 untuk keunggulan Roma. Memasuki pertengahan babak kedua, Roma unggul penguasaan bola sebesar 67% berbanding 33%. Roma juga melepaskan 17 tembakan, 3 di antaranya mengarah ke gawang

Memimpin satu gol, Roma semakin intensif melancarkan serangan. Menit 83, Adem Ljajic hampir memperlebar kedudukan menjadi 2-0 melalui tendangan bebas. Sayang, bola tepat mengenai sasaran. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta.

Roma semakin kokoh di puncak klasemen mengantongi 30 poin. Daniele De Rossi dan kawan-kawan meninggalkan pesaing terdekat, Napoli dan Juventus dengan lima poin. Kekalahan ini membuat Chievo semakin terbenam di dasar klasemen mengemas 4 poin.

Susunan Pemain

AS Roma: Morgan De Sanctis, Dodo (Federico Balzaretti), Leandro Castan, Mehdi Benatia, Vasilis Torosidis, Kevin Strootma, Miralem Pjanic (Michael Bradley), Daniele De Rossi, Marquinho (Alessandro Florenzi), Adem Ljajic, Marco Borriello

Chievo Verona:
Christian Puggioni, Dario Dainelli, Machado Do Santos Claiton (Paul Papp), Nicolas Frey, Simone Bentivoglio, Gennaro Sardo, Luca Rigoni, Perparim Hetemaj, Boukary Drame (Marcelo Estigarribia), Sergio Pellissier, Alberto Paloschi

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Bursa kerja: Hadapi Kyrgyzstan, Pemanasan Timnas Sebelum Tantang China cari kerja