Bursa kerja: Amnesti Berakhir, Arab Saudi Razia Restoran Hingga Kios

Bursa kerja: Amnesti Berakhir, Arab Saudi Razia Restoran Hingga Kios


Amnesti Berakhir, Arab Saudi Razia Restoran Hingga Kios

Posted: 03 Nov 2013 02:37 PM PST

VIVAnews - Arab Saudi mengakhiri masa amnesti bagi semua pekerja ilegal di sana, 3 November kemarin. Mulai hari ini, Senin 4 November 2013, Arab akan menggelar razia untuk mencari pekerja ilegal dan mendeportasi mereka ke negara asal.

Dalam pesan kepada VIVAnews, Minggu 3 November 2013, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengungkapkan, petugas Arab Saudi tidak akan merazia rumah-rumah warganya.


"Mereka merazia tempat-tempat usaha seperti restoran, tempat cukur rambut, apotek, keamanan, sopir dan kios-kios dagang lainnya," kata Jumhur.

Warga asing tanpa dokumen yang terkena razia nantinya akan dikumpulkan di tempat tahanan imigran yang dapat menampung 50 ribu orang. "Fasilitasnya pun baik," kata dia.

Dari tempat itu, mereka kemudian dideportasi ke negara asal, termasuk ke  Indonesia. "Saat ini ada 6 petugas dari KJRI ditempatkan di tahanan imigrasi tersebut.  Untuk membantu proses verifikasi dan klarifikasi petugas imigrasi Saudi Arabia," jelasnya.

Pemerintah mengimbau WNI tidak keluar rumah dulu sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Dari pantauan di lapangan, tidak ada pengumpulan massa di KJRI. "Dengan kata lain, pengurusan dokumen di KJRI masih berjalan wajar."

Diberitakan sebelumnya, KJRI merilis data terakhir jumlah TKI di sana. Tercatat ada 95.262 orang TKI yang telah mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Sementara 15.571 orang telah mendapat izin bekerja di Saudi.

Berarti total masih ada sekitar 79.691 orang TKI yang terancam akan dideportasi karena belum memiliki surat izin kerja atau izin keluar Saudi. Untuk yang telah memperoleh izin meninggalkan Saudi tercatat sebanyak 6.035 orang WNI dan 5.973 orang telah tiba di Tanah Air. (umi)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Wenger Klaim Oezil Lebih Hebat dari Zidane

Posted: 03 Nov 2013 02:33 PM PST

Pelatih Arsenal juga mengungkapkan keunggulannya untuk dapatkan Oezil.

Klub

Berita Terkait

Pemain Arsenal, Mesut Oezil (tengah) (REUTERS/Eddie Keogh)

VIVAbola - Meski mengakui keduanya memiliki bakat yang spesial, Arsene Wenger merasa Mesut Oezil memiliki kemampuan mengolah bola lebih baik dari legenda Prancis, Zinadine Zidane.

Oezil saat ini menjadi tulang punggung kebangkitan Arsenal di Premier League. Diboyong dengan harga €50 juta, gelandang asal Jerman itu langsung menunjukan kualitasnya dengan mencetak tiga gol, plus sejumlah assists, dalam tujuh laga.

"Oezil punya kualitas spesial. Dia selalu mengambil keputusan dengan cepat," ujar Wenger pada Telefoot.

"Oezil lebih baik sedikit dalam sisi dribbling dibanding Zidane. Mereka memiliki bentuk permainan yang mirip dari sisi teknis dan gerakannya yang luwes," lanjut pelatih Arsenal tersebut.

Wenger lalu bercerita bahwa dirinya sudah berusaha memboyong Oezil sebelum dibeli Madrid lebih dulu. Meski transfer itu gagal, sang pemain saat itu menyatakan sebenarnya tertarik dengan The Gunners.

Hal itu diyakini memudahkan kepindahan Oezil ke London barat musim panas lalu, meski ada peminat lain yang inginkan jasanya.

"Paris (Saint-Germain) juga tertarik musim panas lalu. Kenyataanya saya sudah menghubungi dia lebih dulu sebelum ke Real memberikan keuntungan," tutur Wenger.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Gereja Abad ke-15 Diubah Menjadi Toko Buku

Posted: 03 Nov 2013 02:09 PM PST

Gereja menjadi Toko Buku (http://designtaxi.com)

Gereja menjadi Toko Buku (http://designtaxi.com)

VIVAlife - Bangunan-bangunan kuno seringkali dijadikan tempat bersejarah atau museum untuk menjaga nilai sejarahnya. Namun tidak dengan bangunan yang satu ini. Ya, sebuah gereja tua abad ke-15 yang berlokasi di Belanda telah disulap menjadi toko buku besar yang begitu elegan.

Gereja Dominikan yang dibangun pada tahun 1465 itu dulunya sempat direnovasi dari tahun 1983 hingga 1988. Saat ini, dengan dibantu oleh sekelompok arsitek bernama BK Architecten, rumah ibadah tersebut telah berubah menjadi toko buku yang dinamakan "Waanders In der Broeren".

Walaupun telah berubah fungsi, para arsitek tetap mempertahankan interior gereja ini seperti jendela kaca patri dan lukisan khas gereja di langit-langitnya. Pipa-pipa besar juga dipertahankan karena dianggap memberikan karakter tersendiri pada toko buku.

Selain itu, ditambahkan pula tiga lantai yang ditempatkan di sayap samping gereja tanpa merusak struktur aslinya. Sedangkan warna interior keseluruhannya menggunakan warna-warna netral yang menunjang rak-rak buku tinggi menjulang menciptakan suasana yang tenang bagi orang untuk tenggelam di balik buku bacaan mereka. (sj)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Bursa kerja: Amnesti Berakhir, Arab Saudi Razia Restoran Hingga Kios cari kerja