Bursa kerja: Akibat Lambung Lumpuh, Gadis Ini Tidak Makan 5 Tahun

Bursa kerja: Akibat Lambung Lumpuh, Gadis Ini Tidak Makan 5 Tahun


Akibat Lambung Lumpuh, Gadis Ini Tidak Makan 5 Tahun

Posted: 02 May 2014 03:51 PM PDT

Ayllah-Beau Foley, penderita gastroparesis (Twitter/Ayllah-Beau Foley)

Ayllah-Beau Foley, penderita gastroparesis (Twitter/Ayllah-Beau Foley)

VIVAlife - Setiap orang butuh makan untuk tetap bertahan hidup. Tapi, tidak demikian dengan Ayllah-Beau Foley. Gadis berusia 19 tahun ini sudah tidak makan 5 tahun. 

Dia diketahui mengidap gastroparesis, yaitu kelainan yang juga dikenal sebagai kelumpuhan lambung. Karena tidak bisa memasukkan makanan secara normal ke tubuhnya, gadis yang akrab disapa Beau ini harus bertahan hidup dengan nutrisi yang diberikan langsung ke dalam hatinya.

"Kondisi ini benar-benar mengubah hidup saya, saya tidak bisa lagi duduk di meja makan bersama keluarga, saya tidak bisa makan di luar bersama teman-teman," kata gadis asal Cheltenham Inggris itu seperti dilansir Mirror.

Penyakit ini berawal sejak Beau kembali dari proyek sukarela di India. Ia sangat bersemangat mengemban pendidikan di sana. Tapi sayang, sepulangnya dari India, ada rasa sakit yang membuntuti.

"Saya pikir hanya keracunan makanan, tapi saya merasa semakin bertambah buruk," lanjut Beau.

Awalnya, dokter menganggap bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan usus buntu. Setelah menjalani operasi, tim medis tidak menemukan apa-apa. Kemudian, Beau pun menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Betapa terkejutnya Christine, ibu Beau, ketika  mengetahui bahwa otot perut anaknya telah lumpuh.

"Saat itu, Beau telah kehilangan berat badan sebesar 19 kilogram, kami pun segera melakukan sesuatu agar kondisinya membaik," jelas Christine.

Sejak didiagnosis gastroparesis, berbagai pengobatan telah dicoba, termasuk memasukkan tabung makanan langsung ke dalam usus, namun upaya itu tidak bisa menyembuhkan kondisinya. Sekarang, harapan satu-satunya hanyalah tabung makanan yang mengirim nutrisi langsung ke hati. Beau diberi makanan seperti ini selama 14 jam dalam sehari.

"Saya ingin sekali mengunyah permen, cokelat dan burger, terkadang, saya menggigitnya hanya untuk memuaskan keinginan, tapi itu tetap saja tidak menggantikan," tambah Beau.

Bersama semangat dari orang-orang terdekat, Beau tetap tabah walaupun ia mengaku sangat sulit melewati ini. Ia berharap bisa mengalahkan gastroparesis suatu saat nanti.  (ren)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Ponsel Pintar Selamatkan Nyawa Polisi Ini

Posted: 02 May 2014 03:50 PM PDT

VIVAnews - Hidup memang penuh dengan kejutan, peristiwa yang tidak diinginkan bisa saja terjadi dalam sekejap. Seorang polisi di Brasil tertolong nyawanya dari lesatan peluru perampok berkat ponsel pintar miliknya.

Seperti dilansir Neowin, Jumat 2 Mei 2014, seorang petugas polisi di San Paolo, Brasil yang tak ingin disebutkan namanya bermaksud pulang setelah seharian bertugas. 

Saat tiba di rumah, betapa terkejutnya dia ketika melihat dua orang asing berada di rumah orangtuanya. Mereka mencoba merampok ayah dan ibu polisi tersebut dan menyanderanya demi harta benda.

Para perampok tersebut langsung melepaskan dua tembakan secara beruntun ke arah polisi tersebut, sesaat dia memasuki rumah. Polisi ini mencoba mengelak. Peluru pertama meleset, namun tembakan kedua ini mengenai saku kantong belakangnya.

Beruntung peluru ini tak menembus karena tertahan oleh telepon pintar yang ia miliki, yakni Nokia Lumia 520.

Seperti terlihat di foto, telepon pintar ini mengalami kerusakan parah dengan layar kacanya yang retak seluruhnya karena menahan peluru.

Setelah itu, perampok berhasil kabur tanpa menghasilkan apa pun. Dan kondisi polisi beserta orangtuanya selamat tanpa terluka sedikit pun. (art)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

VIDEO: Adu Pukul Warnai Sepakbola Pelajar di Papua

Posted: 02 May 2014 03:19 PM PDT

Suporter dan orang tua para pemain juga terlibat keributan.

Ilustrasi kerusuhan dalam sepakbola (dailymail.co.uk)

VIVAbola - Kericuhan kembali terjadi dalam pertandingan sepakbola. Kali ini, insiden adu pukul terjadi dalam turnamen antar sekolah di Makokwari. Bahkan dalam insiden ini juga terjadi keributan antara suporter.

Lihat videonya di tautan ini.

Insiden terjadi dalam pertandingan yang mempertemukan SMU 1 Manokwari dan SMU 2 Manokwari. Insiden bermula dari salah satu pemain yang mengganjal keras pemain lawan. Tidak terima permainan kasar lawan, pemain dari kedua tim terlibat adu pukul.

Suporter yang tersulut emosinya pun turun ke lapangan dan mengejar pemain lawan. Tidak hanya itu, orangtua para pemain juga turun ke lapangan mengejar pemain yang memukul anaknya. Keributan pun semakin parah.

Perkelahian baru terhenti saat petugas keamaan turun ke lapangan. Usai insiden, panitia turnamen memutuskan tidak melanjutkan pertandingan. Laga sendiri baru berjalan 15 menit dan kedudukan sementara 0-0. (umi)

Lihat artikel menarik lainnya di tautan ini.

© VIVAbola

BERITA TERKAIT

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Bursa kerja: Akibat Lambung Lumpuh, Gadis Ini Tidak Makan 5 Tahun cari kerja